Tampilkan postingan dengan label kultwit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kultwit. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Maret 2012

Tips Cari Pemodal Untuk Anak Muda Yang Belum Punya Jaminan

Permasalahan klasik dan sangat umum bagi seseorang yang ingin membuka usaha adalah MODAL. Apalagi apabila si calon pengusaha ini masihlah sangat muda dan belum mempunyai modal maupun jaminan yang cukup.

Di #wiRABUsaha tanggal 28 Maret 2012 lalu, akun @motivatweet membeberkan kultwit tentang tips untuk mencari pemodal bagi anak muda yang belum punya jaminan.

Saya akan merangkumnya dalam poin-poin penting. Cekidot!!!

1) YAKIN aja dulu.. Yakin bisnis kita menguntungkan! Kalo kita yakin, keyakinan itu akan menular ke pemodal

2) Ingat, ANTUSIASME itu MENULAR! Jadi, ANTUSIAS lah pada bisnis kita yg butuh pemodal itu!

3) Jangan sedetikpun merasa RAGU atas bisnis kita, karena calon pemodal akan bisa merasakannya

4) Pergunakan uang IMF alias Istri, Mertua, Family ^_^ Pedekate ke kerabat yang punya banyak duit

5) Motty nyebutnya #LoveMoney ^_^ adalah modal dari kerabat kita atas dasar kepercayaan + kasih sayang

6) Untuk #LoveMoney kadang pemodal siap uangnya hilang. Tapi, tetep KOMITMEN utk mengembalikannya ya

7) Buat proposal yg berisi "10 Alasan kenapa investasi di bisnis saya".. Berikan alasan yang NAMPOL!

8) Berikan porsi bagi hasil yang besar utk pemodal, misal pemodal 70 : kita 30 .. Kecil dulu, jgn napsu

9) Dgn berjalannya waktu, keahlian & kredibilitas meningkat, porsi investasi kita bisa naikkan: 40, 50, dst

10) Makin lama, makin ahli, maka pemodal akan berebutan masukin uang ke bisnis kita lho ^_^ Yakin aja

11) Kalo ada, tunjukkan laporan keuangan bisnis kita yg jelas menunjukkan KEUNTUNGANnya

12) PENTING! Buat catatan keuangan yg rapi. Semua bukti uang masuk terlampir. Ini berguna utk cari pemodal

13) Utk pemula, mulai bisnis yg kecil2 aja dulu sambil belajar. Jadi cari pemodalnya relatif lebih gampang

14) Seiring nambahnya pengalaman, baru besarkan ukuran bisnisnya, cari investor lebih besar

15) Coba dulu ke orang tua deh. Kadang banyak yg cari pemodal di luar, padahal #MamaPapa siap dukung lho

16) Jangan beri janji yang terlalu manis kepada pemodal. Sampaikan juga yang pahit-pahitnya. PENTING

17) Ingat.. Bedakan "pinjaman" sama "investasi". Kalo BANGKRUT, pinjaman harus balik, investasi TIDAK!

18) Krn itu, bilangnya bukan "Saya pinjam buat modal" tapi "Saya cari pemodal buat bisnis saya"

Oke demikian kultwit dari akun @motivatweet. Mudah-mudahan setelah membaca ini diharapkan kawan-kawan bisa langsung dipraktekin.

Semoga bermanfaat.

Disadur dari @motivatweet

Senin, 26 Maret 2012

Anak Pertama

Berikut ini saya mau berbagi kisah pendek yang jujur saja sangat inspiratif dan menyejukkan hati. Kisah ini saya sadur dari kultwit seorang kyai NU terkenal, pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Solahuddin Wahid (Gus Sholah), melalui akun twitternya di @gus_sholah.

0. Selamat pagi semua. Ada kisah singkat yg mungkin anda sdh pernah baca. Prasetia. Seorang pemuda naik pesawat udara dari semarang ke Jakarta.

1. Disampingnya duduk seorang ibu yang sudah berumur. Si Pemuda menyapa, dan tak lama mereka terlarut dalam obrolan ringan.

2. "Ibu, ada acara apa ke Jakarta?" tanya si Pemuda. "Saya mau ke Jakarta terus ke Singapore nengok anak saya yang ke dua" jawab ibu itu.

3. "Wah, hebat sekali putra ibu" kata si pemuda. "Kalau saya tidak salah, yang di Singapore tadi, putra yang kedua ya bu? Bagaimana dengan kakak-adiknya?

4. "Anak saya yang ketiga seorang dokter di Malang, yang keempat Kerja di Perkebunan di Lampung, yang kelima menjadi arsitek di Jakarta,

5. yang keenam menjadi kepala cabang bank di Purwokerto, yang ke tujuh menjadi Dosen di Semarang."

6. Pemuda tadi terdiam, hebat ibu ini, bisa mendidik putra2-nya dengan amat baik, dari putra ke 2 sampai ke 7. " terus bagaimana dengan putra pertama ibu?"

7. Sambil narik napas panjang, si ibu menjawab,"anak saya yang pertama jadi petani di Jogja. Dia menggarap sawahnya sendiri yang tidak terlalu luas"

8. Si Pemuda : "maaf, apakah ibu kecewa terhadap putra pertama, adik-2nya berpendidikan tinggi dan sukses dalam karir, sedang dia jadi petani?"

9. Tahukah jawab si Ibu? Dengan tersenyum si Ibu menjawab, "Oo tidak, tidak begitu nak. Justru saya amat bangga terhadap anak pertama saya,

10. karena dialah yang membiayai sekolah semua adik-adiknya dari hasil dia bertani" Hikmah : Everybody in the world is an important person.

11. Open your eyes, your heart, your mind, your point of view because we can't make summary before read "the book "completely.

12. That's the wise says. Itulah kisah yang saya ambil dari email yang saya terima. kisah itu dulu sudah pernah saya dengar, tapi tetap punya makna.

Disadur dari @gus_sholah

Rezeki Tambahan

"Rezeki tambahan" Namanya juga pedagang, mendapati pembeli yang menjual kembali barang yang sudah dibeli rasanya biasa. Dan saya ...