Tampilkan postingan dengan label bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bisnis. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Maret 2012

Tips Cari Pemodal Untuk Anak Muda Yang Belum Punya Jaminan

Permasalahan klasik dan sangat umum bagi seseorang yang ingin membuka usaha adalah MODAL. Apalagi apabila si calon pengusaha ini masihlah sangat muda dan belum mempunyai modal maupun jaminan yang cukup.

Di #wiRABUsaha tanggal 28 Maret 2012 lalu, akun @motivatweet membeberkan kultwit tentang tips untuk mencari pemodal bagi anak muda yang belum punya jaminan.

Saya akan merangkumnya dalam poin-poin penting. Cekidot!!!

1) YAKIN aja dulu.. Yakin bisnis kita menguntungkan! Kalo kita yakin, keyakinan itu akan menular ke pemodal

2) Ingat, ANTUSIASME itu MENULAR! Jadi, ANTUSIAS lah pada bisnis kita yg butuh pemodal itu!

3) Jangan sedetikpun merasa RAGU atas bisnis kita, karena calon pemodal akan bisa merasakannya

4) Pergunakan uang IMF alias Istri, Mertua, Family ^_^ Pedekate ke kerabat yang punya banyak duit

5) Motty nyebutnya #LoveMoney ^_^ adalah modal dari kerabat kita atas dasar kepercayaan + kasih sayang

6) Untuk #LoveMoney kadang pemodal siap uangnya hilang. Tapi, tetep KOMITMEN utk mengembalikannya ya

7) Buat proposal yg berisi "10 Alasan kenapa investasi di bisnis saya".. Berikan alasan yang NAMPOL!

8) Berikan porsi bagi hasil yang besar utk pemodal, misal pemodal 70 : kita 30 .. Kecil dulu, jgn napsu

9) Dgn berjalannya waktu, keahlian & kredibilitas meningkat, porsi investasi kita bisa naikkan: 40, 50, dst

10) Makin lama, makin ahli, maka pemodal akan berebutan masukin uang ke bisnis kita lho ^_^ Yakin aja

11) Kalo ada, tunjukkan laporan keuangan bisnis kita yg jelas menunjukkan KEUNTUNGANnya

12) PENTING! Buat catatan keuangan yg rapi. Semua bukti uang masuk terlampir. Ini berguna utk cari pemodal

13) Utk pemula, mulai bisnis yg kecil2 aja dulu sambil belajar. Jadi cari pemodalnya relatif lebih gampang

14) Seiring nambahnya pengalaman, baru besarkan ukuran bisnisnya, cari investor lebih besar

15) Coba dulu ke orang tua deh. Kadang banyak yg cari pemodal di luar, padahal #MamaPapa siap dukung lho

16) Jangan beri janji yang terlalu manis kepada pemodal. Sampaikan juga yang pahit-pahitnya. PENTING

17) Ingat.. Bedakan "pinjaman" sama "investasi". Kalo BANGKRUT, pinjaman harus balik, investasi TIDAK!

18) Krn itu, bilangnya bukan "Saya pinjam buat modal" tapi "Saya cari pemodal buat bisnis saya"

Oke demikian kultwit dari akun @motivatweet. Mudah-mudahan setelah membaca ini diharapkan kawan-kawan bisa langsung dipraktekin.

Semoga bermanfaat.

Disadur dari @motivatweet

Senin, 05 Maret 2012

Gadai Dinar Emas di Bank Jabar Banten Syariah (BJBS)

Kata-kata menggadaikan emas akhir-akhir ini identik dengan istilah "Berkebun Emas". Mengapa demikian? Dikarenakan, motif pelaku gadai emas lebih banyak karena ingin "Berkebun Emas". Hanya sedikit pelaku gadai yang menggadaikan emas mereka dengan maksud dan tujuan untuk pembiayaan modal usaha, pembayaran yang mendesak, kebutuhan uang mendesak, dan lain sebagainya.

Fenomena "Berkebun Emas" memang telah menjadi fenomena tersendiri yang memancing beberapa Bank Syariah saling latah memfasilitasinya dengan menyediakan emas LM Antam dalam berbagai ukuran.

Rupa-rupanya fenomena "Berkebun Emas" ini tidak dibarengi dengan edukasi dan kontrol yang cukup dalam membatasi aktivitas penggadai. Dalam beberapa kasus ditemukan macetnya kredit gadai emas dikarenakan penggadai emas tidak mampu melunasi emas-emas yang digadaikan pada tempo waktu yang telah ditentukan. Faktor utama yang menyebabkan demikian adalah karena kurang mampunya penggadai dalam memprediksi harga emas, disamping itu, sang penggadai ini banyak yang terlalu bernafsu sehingga akhirnya memilih untuk "Menanam Emas" dengan ukurang yang besar seperti kepingan lebih dari 100gr.

Banyaknya kasus tersebut membuat Bank Indonesia akhirnya membuat regulasi khusus dengan membatasi jumlah pembiayaan gadai emas di Bank-Bank Syariah menjadi maksimal 100gr saja. Bahkan BI juga untuk sementara waktu melarang beberapa Bank Syariah untuk menerima gadai emas, contohnya di Bank Rakyat Indonesia Syariah dan Bank Mandiri Syariah. Padahal kedua Bank inilah yang menjadi pilihan utama para penggiat kebun emas.

Tulisan saya kali ini bukanlah menceritakan tentang berkebun emas, tetapi saya ingin berbaqi pengalaman saya dalam gadai emas. Pada awalnya saya berniat untuk menggadaikan dinar emas saya yang berjumlah 2 keping untuk mendanai tambahan modal usaha clothing yang ingin saya mulai. Akhirnya saya mencoba untuk mendatangi BRIS Kota Cimahi dan mendapatkan informasi dari pejabat bank tersebut bahwa untuk sementara gadai emas dilarang oleh BI.

Saya masih penasaran, akhirnya saya coba menuju BSM (Bank Syariah Mandiri) untuk menanyakan tentang gadai emas. Lagi-lagi saya mendapatkan jawaban yang sama bahwa untuk sementara Bi melarang aktivitas gadai emas di BRIS dan BSM. Si pejabat BSM tersebut akhirnya menyarankan saya untuk mencoba menggadaikan emas saya di Bank Jabar Banten Syariah (BJBS) saja karena BJBS tidak termasuk Bank yang dilarang oleh BI.

Saya pun segera menuju BJBS dan menuju loket gadai. Sang pejabat Bank yang cukup ramah ini langsung memberikan segala informasi yang terkait sistem gadai emas di BJBS. Sebagai syarat awal adalah harus membuka rekening terlebih dahulu, hal ini akan mempermudah Bank apabila nasabah ingin agar pembayaran atau penebusan gadai dilakukan hanya dengan mendebet otomatis.

Di BJBS ini, sebagai awal proses akad gadai, gadai emas sendiri dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu Logam Mulia dan perhiasan. Emas dan dinar dikelompokkan ke dalam Logam Mulia yang memiliki taksiran gadai sebesar 90% dari harga emas ssat itu. Sedangkan untuk perhiasan memiliki taksiran yang lebih rendah yaitu 85% saja.

Selanjutnya adalah biaya titip emas atau safety deposit box di BJBS itu dibayar diawal. Pejabat gadai akan bertanya ke penggadai berapa lama emas yang akan digadai tersebut akan dititip. Biaya titipnya sendiri adalah sekitar 1,1%/harga gram/bulan.

Berikut akan saya sampaikan info lengkap tentang gadai emas BJBS.

Persyaratan Nasabah
Persyaratan bagi Nasabah yang ingin mengajukan permohonan pembiayaan Gadai Syariah antara lain:

  1. Perorangan (WNI) dan atau Badan Usaha Indonesia.
  2. Cakap Hukum.
  3. Kartu Identitas diri (KTP/SIM/Passport) yang masih berlaku.
  4. Mempunyai atau membuka rekening di Bank
  5. Menyampaikan NPWP untuk pinjaman yang memiliki nilai plafon tertentu sesuai ketentuan yang berlaku.
Obyek yang dapat diterima sebagai jaminan

  1. Emas dalam bentuk perhiasan seperti: Kalung, Gelang , Cincin, dsb.
  2. Koin/uang emas seperti: Dinar, Souvereign, Eagle Dolar, dan sebagainya.
  3. Emas batangan/lantakan seperti: Logam Mulia, Emas London, Leburan Wahyu, dsb.

Objek jaminan memiliki kadar minimal 16 karat, Jangka Waktu Pembiayaan sesuai dengan kesepakatan dengan Minimal jangka waktu pembiayaan satu bulan.

Akhirnya saya pun memutuskan untuk menggadaikan 2 keping dinar saya seberat 8,5 gram di BJBS selama setahun dengan nilai Rp 2.491.000. Biaya titipnya sendiri hampir Rp 500.000 selama setahun untuk berat emas sebesar 8,5 gram tersebut.

Seperti yang diceritakan di awal bahwa hasil pinjaman gadai emas ini akan saya putar sebagai tambahan dana memulai usaha clothing saya yang membutuhkan total modal sebesar Rp 6.500.000. Sisa hampir Rp 4.000.000 berasal dari tabungan pribadi saya sendiri.

Bagi yang membaca, thanks ya.
Semoga bermanfaat.

Minggu, 22 Januari 2012

Buka usaha jual beli komputer karena tertipu jutaan rupiah

Siapa sangka gw memulai awal tahun 2011 dengan tidak mengenakkan. Kenapa? Yap, gw termasuk salah satu korban cyber crime yg lagi marak-maraknya saat ini, gw tertipu sebesar 2,5 juta setelah mengadakan proses transaksi fiktif pembelian beberapa HP yang barangnya tak kunjung datang pada desember 2010 silam.

Kejadian tersebut bagaikan sebuah bencana besar dalam hidup gw. Sedih pasti, merasa bodoh pasti, intinya saat itu gw seperti berada pada titik terendah dalam hidup gw sebagai seorang manusia. Bukan apa-apa, uang yang gw pergunain tersebut adalah uang pinjaman dari teman baik gw (Maaf gw rahasiakan dulu namanya) yang bodohnya juga gw ajak gabung juga. Gimana menurut sobat? Dobel kan dosa gw? hiks.

Setelah kejadian itu, pertama pastilah gw menyesal, terutama terhadap diri gw dan teman gw ini. Saat itu, gw sampe bela-belain bolos kuliah karena saat itu pikiran gw kalut tak menentu. Tapi gw percaya kalau Alloh Maha Berencana, esoknya gw kembali menjalani hidup gw seperti biasa dan berusaha untuk tetap tegar agar tidak dicurigai teman-teman sekelas. Gw terus berupaya melupakan dan ikhlas meskipun sebenarnya sulit. Gw juga membayangkan betapa hancurnya hati temen gw ini.

Perlu diketahui, sebagai seorang mahasiswa yang belum bekerja, tentulah keputusan yang dilakukan kami sungguhlah beresiko. Niatnya sih ingin jadi semacam reseller handphone gitu, tapi faktanya mengenaskan. gw kurang teliti saat itu, jujur saja hawa nafsu gw mampu mengalahkan logika sehat gw.

Gw berdoa dan memohon petunjuk dari-Nya untuk dibukakan jalan untuk melunasi hutang gw ke temen gw tadi. Gw janji ke temen gw ini kalau akan melunasi hutang gw ini maksimal 6 bulan atau tepat di bulan juni 2011. Bagaimana cara melunasinya? Gw juga ga tau dong, apalagi gw udah melepaskan diri dari tanggung jawab orang tua semenjak kuliah beasiswa ini. Tapi yang pasti rencananya gw akan menyisihkan uang beasiswa kuliah gw yang saat itu besarnya 855rb per bulannya ditambah hibah dari kakak gw yang besarnya maksimal 200rb perbulannya. Artinya kira-kira gw punya 900-1 juta di setiap bulannya. Uang 1 juta itu juga harus dikurangi sewa kamar kos gw 350rb per bulan. Dengan target 6 bulan, artinya minimal gw harus bisa simpan 400rb per bulannya untuk dicicil (Asumsi 400rbx6 bulan=2,4juta). Kemudian sisa 200-250rb untuk biaya makan gw rasa cukup, tapi pasti akan pas-pasan banget. Tapi bismillah, gw harus bisa belajar bertanggung jawab atas kesalahan yang gw lakukan dong.

Titik balik kehidupan

Rencana yang gw buat sebelumnya ini memang gw rasa sangat-sangat berat dan gw masih ngerasa ga mungkin bisa menyisihkan uang sebanyak itu di setiap bulannya. Akhirnya gw mutusin untuk menjual barang-barang berharga gw, contohnya komputer gw. Gw pikir biarlah gw ga punya komputer, sementara gw lebih baik nebeng temen aja dulu. Alhamdulillah ternyata Alloh berencana lain, di akhir desember datang lah teman kuliah gw (namanya Redi) yang berminat untuk dibuatin 1 unit CPU yang diperuntukkan untuk server pulsa. Dia percaya sama gw soalnya memang kebetulan gw dinilai teman-teman gw sebagai pakarnya ngerakit komputer. Luar biasa, akhirnya gw bisa rakitin komputer ke orang lain dengan orientasi mencari untung. Gw dapet hampir 1,5 juta disini hasil dari untung ditambah penjualan beberapa part CPU gw. (Perlu diketahui, sebelumnya gw udah beberapa kali merakit komputer untuk teman tapi itungannya hanya menolong saja)

Mungkin bisa jadi sobat bertanya sejak kapan dan belajar dari siapa gw bisa ngerakit komputer ini. Gw jawab aja gw murni otodidak. Gw sebenernya ga tau caranya, gw cuma tau nama-nama part, bentuknya, dan fungsinya apa, setelahnya langsung dipraktekin aja.

Sejujurnya gw udah beberapa kali menjual barang, khususnya PDA Phone dengan memanfaatkan internet. Tapi belum menyadari saja bahwa internet memiliki potensi yang besar apabila kita serius menggarapnya. Segala macam keuntungan berjualan online mungkin bisa gw tulis di tulisan gw selanjutnya. Namun, ironisnya ketika gw ingin menjadi pembeli di internet, gw justru mengalami penipuan. :(

Di bulan Januari 2011, gw iseng nawarin sisa hardware CPU yang gw punya untuk dijual di situs tokobagus. Ternyata ada yang minat serius! Alhamdulillah gw dapet hampir 1jt disini hasil dari untung penjualan ditambah sisa beberapa part CPU gw sebelumnya. Barangnya gw anterin langsung ke rumah pembeli di sekitaran dago. Sepulang dari rumah dia, gw justru kepikiran kenapa ga diseriusin aja. Thanks buat agan yang gw sendiri udah lupa namanya yang secara tidak langsung memberikan inspirasi bisnis yang gw harapin setidaknya bisa membantu gw dalam melunasi hutang gw tersebut.

Sepulang dari sana gw berpikir bisa ga ya ini diterusin? Gimana cara memulainya? Apakah gw harus modal dulu dan stok barang-barangnya dulu atau gw iklanin aja langsung? Gw ga punya modal! (Kebetulan gw punya beberapa kenalan baik dengan toko komputer di kandaga sehingga gw berharap bisa dipermudah dalam menyangkut persoalan modal). Ditambah kemampuan berbicara gw juga payah, terus gimana?

Permasalahan yang gw utarakan sebelumnya memang persoalan klasik bagi seseorang yang lagi galau berbisnis. Tapi entah kenapa saat itu cara pikir otak kanan gw lagi berfungsi dengan benar. Langsung aja gw buat iklan di 2 situs jual beli gratis, tokobagus.com dan olx.co.id. Judul iklannya apa? "Jual PC Rakitan Bandung." Isinya? saat itu gw coba tulis iklannya sederhana aja, rancangan spesifikasi hardware PC dibawah 2 jutaan.

Setelah gw baca ulang iklan gw dan melihat iklan-iklan kompetitor sejenis, ternyata isi iklan gw sama aja kaya mereka, gw pikir kemungkinan akan dilihat orang pun kecil. Gw seharusnya kasih yang beda. Gw tau persis toko komputer itu banyak jumlahnya tapi GW HARUS BEDA, meskipun bisa jadi harga yang gw tawarin lebih mahal.

Entah dari mana munculnya, akhirnya gw kepikiran untuk menambahkan iming-iming "Bonus Koleksi Film-film HD+instal Games-games banyak Diantar bandung" di isi iklan gw. Gw ga tau persis, tapi gw yakin ini beda, gw udah ngecek di banyak iklan, ga ada satupun toko komputer yang kaya gw. Yauda, bismillah aja, gw pede posting iklan itu.

Ternyata benar aja, di akhir januari ada peminat lagi yang jauh-jauh dari Cianjur sms untuk minta dibuatin komputer yang katanya untuk dibuat main game Pro Evolution Soccer 2010 tapi dananya terbatas. Dia bilang juga kalo dia pengen di kopiin film-film koleksi gw. Bekerja dong iklan gw?

Setelah berhasil jual komputer ke pelanggan dari Cianjur ini, gw coba ngelihat isi kosan gw sekarang. Gw ga punya lagi komputer (Halo apa kabar tugas-tugas gw?), tersisa cuma casingnya saja, speaker Simbadda, dan 1 unit monitor tabung 17" ditambah uang hasil jual komputer sekitar 3 jutaan. Gw merasa untung karena jikalau gw jual ke orang lain karena butuh uang, gw yakin harga 1,5 juta udah bagus banget. Tapi faktanya, gw bisa dapetin hampir 2 kali lipatnya kan? Sungguh jual beli itu memang sebaik-baiknya pintu rezeki.

Merambah di kaskus

Melihat besarnya potensi pemasaran via internet, akhirnya gw mutusin untuk membuat iklan di forum kaskus di awal februari. Pertama-tama gw mikir lagi, gimana sih buat thread di kaskus? Jujur aja, gw udah join Agustus 2008 tapi sampai februari 2011 gw ga pernah buat thread sama sekali.

Akhirnya gw coba intip thread-thread yang jual komputer di kaskus, well, banyak bener gan! Bisa ga ya gw bersaing? Gw coba teliti masing-masing thread ternyata semuanya itu berasal dari JAKARTA. Kesempatan dong? Gw coba search, ternyata saingan gw di bandung cuma 1. Pede dong gw, akhirnya gw buat aja tuh thread, sedikit banyak mencontek model atau gaya thread jualan yang lain. Oya, gw juga nyertain senjata pamungkas "Bonus Koleksi Film-film HD+instal Games-games banyak Diantar bandung" sebagai pemanis. Judul threadnya? Gw ga tau asalnya darimana, tapi langsung aja gw ketik "Agan2 bandung yang mau rakit PC dikirim COD ato hanya compare harga boleh hub ane". Terus nama toko gw apa ya? Ga pake mikir lagi langsung aja gw cantumin "STRAW COMPUTER". Filosofinya sederhana, gw penggemar manga jepang ONE PIECE, ga ada arti yang lain. Bagi yang mau lihat lapak kaskus gw seperti apa coba aja klik. atau copas aja ke browser bit.ly/StrawComputer

Responnya? Jangan ditanya, luar biasa. Malah di bulan ini gw dapet proyek pembuatan warnet game online berupa 8 unit PC berikut instalasi jaringannya senilai 18 juta rupiah. Untung yang gw dapet? Alhamdulillah sekitar 15% bisa gw dapet. Jujur aja gw ga ada pengalaman bikin warnet gitu. Tapi selalu gw berprinsip, "Asal gw tau konsep dasarnya, gw berani ngerjainnya. Soal gimana caranya itu bisa gw pelajarin sambil jalan." Malahan disini gw ngajak temen gw juga dan bisa berbagi ilmu juga ke dia, dobel dong manfaatnya? Hasil akhirnya pun lumayan menurut gw. Pelanggan gw ini juga puas kok.

Semakin bersemangat lah gw akhirnya. Maka mulailah gw sedikit-sedikit meluangkan waktu gw di sela-sela rutinitas kuliah maupun kerja praktek di pabrik pemberi beasiswa kuliah gw di Bandung untuk setidaknya memperbarui thread jual beli kaskus gw ini setiap harinya. Calon pelanggan berdatangan via sms/telpon/BBM dan gw coba belajar untuk melayani mereka dengan baik.

Omzet per bulan usaha gw ini belasan juta rupiah per bulannya (bahkan tercatat mencapai 29 juta di bulan Februari dan 23 juta di bulan desember) dengan potensi keuntungan sekitar 5-10% nya. Sistem berjualan yang gw pilih adalah model COD (Cash On Delivery). Pembeli memesan, gw rakit dan di bayar setelah barang sampai di tujuan. Gw juga pernah anter pesanan sampai jati nangor, beberapa sekitar soreang, dayeuh kolot, ujung berung dan bahkan gw juga pernah kirim ke Batam yang kesemuanya gw lakukan demi tekad gw untuk melunasi hutang gw tersebut. Mungkin memang usaha gw ini ga seberapa hasilnya. Tapi menurut gw udah lumayan kok, apalagi bagi pemula kaya gw dan masih berjualan di online saja. Persoalan kedepannya gimana, itu juga lagi-lagi gimana nanti aja, setidaknya usaha kecil-kecilan gw ini udah bisa melunasi hutang gw tepat waktu dan secara tidak langsung melatih mental berwirausaha gw.

Singkat cerita, bulan demi bulan gw lalui, alhamdulillah gw bisa melunasi hutang gw sebesar 2,5 juta di bulan mei, lebih cepat 1 bulan dari target gw diawal, membeli laptop seharga 2,45 juta di bulan maret, menyewa rumah selama setahun senilai 2 juta di bulan april, membeli TV LCD 19" senilai 1,1 juta di bulan juni dan akhirnya gw ganti ke TV LCD 22" senilai 1,4 juta, ikut perawatan muka dari september yang menghabiskan 500rb sampai tulisan ini ditulis, jam tangan seharga hampir 500rb di bulan oktober, ganti bb ke bb 9300 seharga 1jt di bulan november, mulai investasi 1 keping dinar emas di bulan desember senilai 2,2 juta dan memiliki tabungan sekitar 7 juta di bulan januari 2012. Rencana Alloh memang luar biasa, gw sama sekali ga bermodal saat itu. Gw hanya bermodal nekat, berdoa, dan yakin saja gw bisa jalanin ini.

Sungguh pelajaran hidup yang ga akan pernah gw lupain akan segala kejadian di 2011 ini. Perlu diketahui bahwa tak seorang pun teman-teman gw tau akan musibah yg gw alami ini, bahkan keluarga gw pun belum gw kasih tau. Gw ingin menyembunyikannya terlebih dahulu. Gw merasa mendapatkan teguran keras dari Yang Maha Kuasa atas segala kelalaian gw selama ini. Gw bersyukur mendapatkan musibah itu, karena memang inilah trigger gw untuk membuka salah satu pintu rezeki yang Alloh sediakan bagi siapapun hambanya yang melakukan bisnis muamalah.

Gw pengen nulis tulisan ini bukan karena sombong tapi karena gw ingin mengabadikan aja kerja keras gw dari muda, ga salah kan? Kali aja setelah membaca tulisan gw ini malah semakin banyak ide-ide brilian seorang calon wirausahawan sukses bermunculan di kepala sobat sekalian. Mengutip perkataan seorang motivator bisnis Jaya Setiabudi tentang the power of kepepet memang ada benarnya juga bahwa terkadang karena sesuatu hal yang mendesaklah seseorang berani untuk membuat keputusan dan keluar dari zona amannya. Tapi tetap saja, mengutip perkataan motivator pakar otak kanan, Ippho Santosa, bahwa bisnis itu bukan untuk dipikirkan dulu, karena ga akan jalan-jalan tapi langsung dilaksanakan, baru nanti dipikirkan dan diperbaiki segala kekurangannya dimana.

CMIIW

Thanks

Dari bisnis MLM menuju bisnis Riil yang berkah

Di usia-usia kritis penuh ketidakpastian kaya gw ini pasti bawaannya pengen ini pengen itu, coba ini coba itu. Apalagi yang menyangkut kemapanan cepat tanpa proses yang jelas dan sungguh-sungguh. Di akhir 2010, gw beberapa kali ikut dan ditawari gabung dalam bisnis bergaya MLM, PT Melia Nature Indonesia, dengan produknya Propolis. Bukannya gw ga mau ya, tapi rasa-rasanya gw ga sreg aja ikut bisnis model beginian. Okelah memang bisnis ini kalau diseriusin akan mempercepat kita mencapai kesuksesan di usia muda. Bukti dan contohnya? UDAH BANYAK! GW NGELIAT SENDIRI! hehe, ga santai.

Tapi setelah gw berpikir sejenak, apa harus gw mencapai kemapanan secara finansial dengan cara mengajak orang bergabung menjadi downline kita dan mendapatkan bonus dari uang downline kita secara tidak langsung? Gw rasa ga harus juga, apalagi setelah gw baca-baca kalau jenis model MLM yang dilarang di banyak negara di luar negeri itu adalah MLM model Piramida, dimana leader membentuk jaringannya kebawah seperti piramida. Okelah di Melia Nature ini dibatasi menjadi 5 baris aja, tapi gw tetep ngerasa ga sreg aja.

Seperti kita tau sendiri bagaimana sulitnya mengajak orang untuk bergabung, skeptis masyarakat, dll. Ditambah oleh kenyataan jikalau muamalah itu sendiri adalah jual beli yang keuntungannya jelas dari profit antara selisih nilai jual beli. Inilah model bisnis riil yang diridhoi Alloh dan rasulnya. Nabi sendiri dulu adalah seorang pedagang bukan. Sukses pula. Jadikanlah beliau sebagai panutan bukan kesuksesan para leader-leader MLM yang kekayaannya itu bersumber dari uang dan kerja keras bawahannya tanpa kejelasan apa barang yang dijual. Sobat boleh protes, tapi gw ga akan berminat lagi ikut MLM model piramida. Mungkin yang model direct selling dan telah terdaftar di asosiasi penjualan langsung Indonesia (APLI) baru deh gw minat.

Setelah gw banyak dirasuki paham-paham MLM jenis piramida, ternyata alhamdulillah awal 2011, gw dapet jalan untuk ngebuka usaha jualan yang insya Alloh halal dan berkah. Yup, gw akhirnya ngebuka bisnis jual beli dan perakitan komputer yang sampai tulisan ini dibuat masih berjalan. Ternyata banyak pelajaran kok yang gw dapetin. Banyak banget. Disini gw jadi bisa melatih mental wirausaha (yang kurang dimiliki sarjana kita kebanyakan), menjalin silaturahmi dan relasi, melatih berbicara, dll.

Modalnya? Nekat gan! Bismillah aja, pake cara otak kanan, dijalanin dulu, diperbaiki sambil jalan kurang-kurangnya dimana. Alhamdulillah, omzet per bulan usaha gw ini belasan juta rupiah per bulannya (bahkan tercatat mencapai 29 juta di bulan Februari dan 23 juta di bulan desember) dengan potensi keuntungan sekitar 5-10% nya. Lumayan menurut gw bagi pemula dan media penjualannya masih sistem online. Di bulan kedua, gw dapet order buat warnet senilai 18 juta, Alhamdulillah ada yang percaya sama gw.

Sekian dulu curhatan gw soal bisnis-bisnisan,gw nulis ini karena ingin mengabadikan aja kerja keras gw dari muda. Tulisan gw selanjutnya tentang bisnis komputer gw ini bisa klik ini

thanks.

Kamis, 19 Januari 2012

Perbedaan MLM : Direct Selling Vs Piramida Money Game



Oke, judul yang gw angkat ini emang sedikit banyak dipengaruhi keinginan gw untuk mencari tahu sebenarnya apa sih itu bisnis MLM (multi Level Marketing)? Kenapa orang-orang sedikit skeptis apabila mendengar bisnis MLM? Dan kenapa pebisnis MLM itu bisa kaya mendadak?

Pertanyaan-pertanyaan itu memang belum bisa gw jawab semuanya, tapi gw akan memulainya dari menjabarkan Apa itu arti Direct Selling? Direct Selling (Penjualan Langsung) adalah : Metode penjualan barang dan/atau jasa tertentu kepada konsumen dengan cara tatap muka di luar lokasi eceran tetap oleh jaringan pemasaran yang dikembangkan oleh Mitra Usaha dan bekerja berdasarkan komisi penjualan, bonus penjualan dan iuran keanggotaan yang wajar.

Direct Selling ini sendiri dapat dibedakan menjadi 2 jenis penjualan,

Single Level Marketing (Pemasaran Satu Tingkat), maksudnya adalah : Metode pemasaran barang dan/atau jasa dari sistem Penjualan Langsung melalui program pemasaran berbentuk satu tingkat, dimana Mitra Usaha mendapatkan komisi penjualan dan bonus penjualan dari hasil penjualan barang dan/atau jasa yang dilakukannya sendiri.
Multi Level Marketing (Pemasaran Multi Tingkat), maksudnya adalah : Metode pemasaran barang dan/atau jasa dari sistem Penjualan Langsung melalui program pemasaran berbentuk lebih dari satu tingkat, dimana mitra usaha mendapatkan komisi penjualan dan bonus penjualan dari hasil penjualan barang dan/atau jasa yang dilakukannya sendiri dan anggota jaringan di dalam kelompoknya.
Sampai disini mudah-mudahan kita sudah sedikit mengenal sistem model penjualan secara MLM. Nah sekarang marilah kita tanyai diri kita sendiri, apakah Anda sekalian ada yang pernah ditawari produk MLM atau diajak gabung menjadi member di sebuah perusahaan MLM? Saya rasa beberapa dari kita sudah mengalaminya.

Gw sendiri pernah diajak untuk mendatangi pertemuan recruiting member baru perusahaan MLM yang sedang naik daun, yakni PT Melia Nature Indonesia (MNI). Perusahaan ini menawarkan produk Propolis yang dijual secara MLM. Kenapa bisa gw bilang naik daun? Karena memang membernya telah terbukti cepat memperoleh kesuksesan instan dalam tempo waktu yang tidak terlalu lama. Setelah gw mendengar paparan dari salah seorang leader MNI, gw tau kalau sistem model MLM yang digunakan adalah model Piramida. Model seperti apakah itu?

Aturan Sistem Piramida

Biaya Pendaftaran keanggotaan berikut paket produk, sangat mahal.
Harga jual produk-produknya juga sangat tinggi, ada yang bisa mencapai lebih dari 10 kali lipat harga produk sejenis dipasaran.
Sistem dilakukan menyerupai Multi Level Marketing, tetapi tidak sama.
Misalnya masing-masing anggota dibatasi hanya boleh merekrut maksimum 2 orang. Dua orang tersebut, rekrut dua orang lain lagi dan seterusnya hingga terbentuk satu piramida juga cara-cara lain yang mirip cara ini, misalnya merekrut max. 3,4,5 anggota.
Satu orang anggota boleh ?membeli? lebih dari 1 keanggotaan (disebut kavling).
Imbalan diberikan berdasarkan tersusunnya satu jaringan berbentuk piramida dengan jumlah orang dalam format tertentu; imbalan bukan berdasarkan presentasi atas volume penjualan dan tidak ada unsur harus memasarkan produk sampai kepada konsumen.
Masa keanggotaan kadangkala berlangsung sangat singkat (hanya sampai dengan terbentuknya suatu format tertentu). Berbeda dengan perusahaan penjualan langsung, dimana anggota dapat aktif minimal 1 tahun atau bahkan seumur hidup.
Program pemasaran (Marketing Plan) skema piramida sangat rumit dan susah dipelajari. Titik berat pada rekruting, bukan pada penjualan.

Lalu apa bedanya dengan DIrect Selling?


1
Sudah dimasyarakatkan dan diterima hampir di seluruh dunia
><
Sudah banyak negara yang melarang dan menindak perusahaan dengan sistem ini, bahkan pengusahanya ditangkap pihak yang berwajib
2 .
Berhasil meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan para anggotanya dari level atas sampai level bawah.
><
Hanya menguntungkan bagi orang-orang yang pertama atau lebih dulu bergabung sebagai anggota, atas kerugian yang mendaftar belakang
3 .
Keuntungan/keberhasilan Mitra Usaha ditentukan dari hasil kerja dalam bentuk penjualan/pembelian produk/jasa yang bernilai dan berguna untuk konsumen.
><
Keuntungan/keberhasilan anggota ditentukan dari seberapa banyak ybs merekrut orang lain yang menyetor sejumlah uang sampai terbentuk satu format Piramida.
4 .
Setiap orang hanya berhak menjadi Mitra Usaha sebanyak SATU KALI saja.
><
Setiap orang boleh menjadi anggota berkali-kali dalam satu waktu tertentu, menjadi anggota disebut dengan ?membeli KAVLING?, jadi satu orang boleh membeli beberapa kavling.
5 .
Biaya pendaftaran menjadi anggota tidak terlalu mahal, masuk akal dan imbalannya adalah Starter Kit yang senilai. Biaya pendaftaran tidak dimaksudkan untuk memaksakan pembelian produk dan bukan untuk mencari untung dari biaya pendaftaran
><
Biaya pendaftaran anggota sangat tinggi, biasanya disertai dengan produk-produk yang jika dihitung harganya menjadi sangat mahal (tidak sesuai dengan produk sejenis yang ada di pasaran). Jika seorang anggota lebih banyak merekrut orang lain, maka barulah ybs mendapatkan keuntungan, dengan kata lain keuntungan didapat dengan merekrut lebih banyak anggota, bukan dengan penjualan yang lebih banyak.
6 .
Keuntungan yang didapat Mitra Usaha dihitung berdasarkan hasil penjualan dari setiap anggota jaringannya
><
Keuntungan yang didapat anggota dihitung berdasarkan sistem rekruting sampai terbentuk format tertentu.
7 .
Jumlah orang yang direkrut anggota tidak dibatasi, tetapi dianjurkan sesuai dengan kapasitas dan kemampuan masing-masing.
><
Jumlah anggota yang direkrut dibatasi. Jika ingin merekrut lebih banyak lagi, ybs harus menjadi anggota (membeli kavling) lagi.
8 .
Setiap Mitra Usaha sangat tidak dianjurkan bahkan dilarang menumpuk barang (Inventory Loading) karena di dalam jualan langsung yang terpenting adalah produk yang dibeli bisa dipakai dan dirasakan khasiat/kegunaannya oleh konsumen
><
Setiap anggota dianjurkan untuk menjadi anggota berkali-kali dimana setiap kali menjadi anggota harus membeli produk dengan harga yang tidak masuk akal. Hal ini menyebabkan banyak sekali anggota yang menimbun barang dan tidak dipakai.
9 .
Program pembinaan Mitra Usaha sangat diperlukan agar didapat anggota yang berkualitas tinggi.
><
Tidak ada program pembinaan apapun juga, karena yang diperlukan hanya rekruting saja.
10 .
Pelatihan produk menjadi hal yang sangat penting, karena produk harus dijual sampai ke tangan konsumen.
><
Tidak ada pelatihan produk, sebab komoditas hanyalah rekrut keanggotaan. Produk dalam sistem ini hanyalah suatu kedok saja.
11 .
Setiap up line sangat berkepentingan dengan meningkatnya kualitas dari para downlinenya, kesuksesan seorang Mitra Usaha dapat terjadi jika downlinenya sukses. Keberhasilan upline ikut ditentukan dari keberhasilan down line.
><
Para up line hanya mementingkan rekruting orang baru saja. Apakah downline berhasil atau tidak, bukanlah merupakan perhatian dari upline
12 .
Merupakan salah satu peluang berusaha yang baik dimana setiap Mitra Usaha harus terus melakukan pembinaannya untuk jaringannya. Tidak bisa hanya menunggu
><
Bukan merupakan suatu peluang usaha, karena yang dilakukan lebih menyerupai untung-untungan , dimana yang perlu dilakukan hanyalah ?membeli kavling? dan selanjutnya hanyalah menunggu


Dari sini bisa Anda simpulkan manakah tipe MLM yang sebenarnya? Yang jauh dari unsur permainan uang semata tanpa mengindahkan asas muamalah secara Islam?

Gw akan mencoba meneruskan tulisan ini pada kesempatan selanjutnya.

sumber : http://www.apli.or.id/

Senin, 27 Desember 2010

Bisnis 5 Milyar (www.program5milyar.com) itu Penipuan (Scam)

Hari ini, bangun tidur saya lihat outlook saya muncul 1 pesan dari rina16indria@telkom.net dengan judul 'MUDAH-MUDAHAN BERMANFAAT'. Dengan judul seperti itu, tentu saja saya tertarik membacanya, apalagi email tersebut langsung masuk ke inbox, bukan ke spam, jadi saya pikir saat itu email tersebut layak untuk dibaca.
Berikut saya tampilkan screenshot email yang saya dapatkan.
















Jadi email tersebut intinya menawarkan bisnis online MLM yang dijamin sukses. User baru cukup hanya mendaftarkan pada link yang ada yaitu Klik ini lalu melakukan transfer sebesar 180rb rupiah yang dipecah-pecah ke 5 level diatasnya, diasumsikan sebagai newbie kita masuk pada level 0.

Setelah saya baca, ada niatan untuk bergabung juga, karena pada dasarnya mana ada manusia yang tidak mau melakukan bisnis yang bermodal murah, aman, halal, dan legal tetapi memiliki harapan akan keuntungan yang luar biasa. Andaikan modal kita hanya 180rb, lalu kita setidaknya tidak perlu sampai mendapatkan keuntungan maksimal 5 milyar seperti yang ditawarkan, tapi setidaknya ya 1% saja (50juta) tentu luar biasa bukan. Alhasil saya menuju TKP link tersebut, saya baca dan geledah seluruh isi web tersebut. Kemudian karena memang registrasinya mudah, saya coba iseng daftar saja. Selesai daftar, tidak sampai 1 menit 2 email konfirmasi balasan langsung muncul di outlook saya dengan isi intinya saya diminta segera melakukan transfer ke 5 rekening yang disebutkan sebagai top level saya.

Berikut screenshotnya.















Karena bisnis ini berjalan di dunia maya, maka kita wajib waspada terhadap yang namanya penipuan. Saya coba saja kroscek di internet, dan menemukan blog milik sanjisan yang menarik dengan judul

Bisnis 5 Milyar adalah Penipuan (Scam), Spammer, Haram, dan Illegal!

Berikut linknya Klik disini

Setelah saya baca dengan ya setidaknya poin-poin pentingnya tidak terlewati (karena tulisannya terlalu panjang), maka saya memutuskan untuk tidak melakukan transfer tersebut. Di blog ini dipaparkan dengan gamblang bukti-bukti penipuan yang telah dilakukan oleh situs bisnis 5 milyar tersebut. Luar biasa sekali memang saudara sanjisan ini, bisa sebegitu telitinya. Dan saya pun setidaknya terbebas dari kerugian karena membuang uang 180rb secara cuma-cuma kepada orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
Sekali lagi, bahwa kita harus tetap waspada terhadap apapun hal yang berhubungan dengan dunia maya, apapun itu, entah bisnis, pergaulan, makanan, keilmuan, dan sebagainya. Karena pada dasarnya internet adalah dunia yang diciptakan dengan kebebasan yang absolut, dan dunia ini maya, Bung! Maka apapun yang ada di internet itu pastilah maya dan belum tentu bisa terwujud dalam dunia nyata.

Rezeki Tambahan

"Rezeki tambahan" Namanya juga pedagang, mendapati pembeli yang menjual kembali barang yang sudah dibeli rasanya biasa. Dan saya ...