Rabu, 23 Desember 2015

Review : AMD Richland A6 6400K, pilihan hemat dota2

Berhubung Game Net sekarang lagi booming dota 2, alhasil banyak owner nya yang datang ke saya untuk upgrade PC lama mereka ke PC baru berbasiskan APU ini.

Keuntungan APU jelas, sangat efisien.  Processor ga kenceng-kenceng amat single Core nya tapi kemampuan grafis nya sangat bagus.  Alhasil jadilah chip murah tapi ready untuk gaming modern sekarang.

Konsumsi daya nya pun ringan saja,  maksimum TDP nya hanya 65 watt. Bandingkan apabila kita build PC dengan procie AMD Athlon II X2 250 plus vga card Radeon HD6570 1gb, hasilnya pasti akan lebih boros secara listrik maupun bajet padahal secara performa tidak beda jauh, bahkan cenderung lebih bagus APU karena rilis lebih baru sehingga memiliki teknologi yang lebih efisien.

Uji Game

Ane pastikan game model PES 2016 pun mampu dilahap setting high.  Dan dota 2 pun mampu berjalan lancar di medium setting.  Jadi jangan khawatir apabila kita masih ragu untuk membangun PC berbasiskan APU.

Kecepatan grafis APU sangat bergantung pada memory yang kita gunakan. Pastikan untuk selalu menggunakan memory berjenis dualchannel gan karena otomatis memory bandwidth nya menjadi 128bit sehingga membuat arus data lebih lancar yang tentunya berpengaruh pada performa grafis APU. Jangan lupa menggunakan memory dengan kecepatan yang lebih tinggi ya gan.  APU mendukung memory ddr3 hingga 2133mhz.

Namun,  menurut ane,  APU sangat direkomendasikan apabila kita ingin membangun PC gaming murah tanpa vga card.  Namun apabila kita ingin memakai Vga card, ane justru lebih merekomendasikan processor non APU,  karena sejatinya APU tidak cukup kencang gan.

Memang sih ada fitur dualgraphics,  tapi fitur ini kan hanya untuk grafis tipe tertentu, lalu bagaimana apabila kita ingin menggunakan grafis lain yang lebih Powerful?

Spek pengujian

Processor : AMD Richland A6 6400K dual Core 3,7ghz Onboard Radeon HD8470
Motherboard : Asrock A68M DG3
Memory : Team elite 8gb dualchannel pc12800 ddr3
Hard Drive : WDC Blue 1tb
Case : Dazumba vito 696
Psu : Dazumba DZ450w

Review by Straw Computer (trickk)

Review : ECS A58F2P M4, murah dan memiliki port HDMI

Sengaja ane pilih untuk mengulas mobo ini karena memang ane sering dikerjain. Ya ane beberapa kali mendapati klaim mobo dari user ane tentang mobo ini.

Spek umum ECS A58F2P M4

Chipset : A58
Support Processor : All Socket FM2/FM2+
Memory : Dual slot,  dualchannel memory max 16gb ddr3 2133
SATA Port : 4x SATAII
HDMI : Yes
USB 3.0 : No

Gambaran umum

Secara khusus, kenapa ane banyak merekomendasikan mobo ini dibanding merk lain dengan tipe sama (A58) adalah karena adanya Port HDMI nya gan. Selebihnya sama aja. 

Form faktor miniITX, port I/O,  dll persis sama dengan apa yang kita temukan di semua merk mobo A58. Sangat standar.

Tapi memang salah satu nilai plus dari mobo ini adalah cover garansi mereka yang mencapai 60 bulan.

Tampilan UEFI BIOS mobo ini ane rasa yang terjelek dibandingkan merk lain.

Selebihnya soal performa, ane rasa sama aja ya.

RMA

Tercatat sudah 5 kali ane mendapatkan barang cacat gan.  Kebanyakan karena mati total gan,  tapi ada juga yang rusaknya ngeblank putih ketika masuk bios.  Proses RMA nya juga cukup cepat melalui distributor resmi PT ECS Indonesia.

Spek Pengujian

Mobo : ECS A58F2P M4
Memory : Team elite 8gb dualchannel pc12800 ddr3
Hard Drive : WDC Blue 1tb
Case : Dazumba DE263
PSU : Dazumba DZ380w
Operating System : Windows 7 ultimate x64

Review by Straw Computer (trickk)

Review : Biostar A68N 5000, Gaming PES tanpa bikin jebol tagihan listrik

Dari zaman dulu,  ane selalu mikir gimana caranya punya PC hemat listrik tapi powerful. Ternyata jawabannya,  masih sulit dicapai sekarang ini.  Untuk mobo tipe ini pun,  meskipun TDP nya cuma 15 watt, tapi untuk penggunaan gaming masih kurang.

Spek umum Biostar A68N 5000

Form Factor : MiniITX
SoC : AMD APU A4 5000 Quadcore 1,5ghz
Onboard graphics : Radeon HD8330 (Shared up to 2gb)
Memory : Dual slot DDR3 1600
SATA Port : 2x
PCI Express x16 : 1x
HDMI : Yes
USB 3.0 : Yes,  Rear 2 port

Gambaran umum

Biostar A68N 5000 adalah salah satu jenis SoC (Single on Chip) yang beredar dipasaran.  Memiliki inti Quadcore dengan kecepatan 1,5ghz per Core nya memang membuat performa nya lumayan.

Mobo ini memiliki dual slot memory DDR3 dengan kecepatan maksimum di DDR3-1600. Tapi menurut beberapa sumber meskipun terdapat dual slot memory,  sebenarnya mobo ini hanya bisa mengadaptasi jenis single channel memory.

Yang menjadi main topic di review ane kali ini tentu adalah bagaimana performa gaming mobo ini.  Dengan onboard APU A4 5000 (Radeon HD8330) seharusnya mobo ini menjanjikan.  Setelah ane built dan instal game PES 2016, hasilnya game mampu berjalan lancar di kualitas medium dengan resolusi 1280x720. Wow!

Untuk game lain,  ane belum sempat coba,  tapi apabila kita menggunakan PES 2016 sebagai patokan,  tentu kita bisa meraba-raba bagaimana kemampuan mobo ini ketika memainkan game lain. Apalagi kalau sampai Dota 2 bisa lancar,  tentu owner game online bakal tersenyum karena bisa menghemat penggunaan listrik.

Selain hemat listrik dan memiliki performa cukup handal, mobo ini juga cocok apabila kita ingin built PC miniITX. Ane sendiri pernah built mobo ini di casing Cooler Master Elite 110 advanced. Dan hasilnya sangat memuaskan. Silent abis karena procie nya sendiri memang Fan less. Namun sayangnya tanpa dukungan Front USB 3.0.

Apabila kita rasa performa grafis nya masih kurang nendang, jangan khawatir kita masih bisa memasang vga card di slot PCI Express yang disediakan.

RMA

Terhitung sudah lebih dari 10 ane built PC berbasiskan mobo ini dan sejauh ini baru 1 kali mendapatkan barang yang cacat.  Problem nya terletak pada I/O nya.  Port header front usb 2.0 tidak berfungsi.  Port usb 3.0 rear tidak berfungsi. Port PS/2 tidak berfungsi. Hanya Port 2.0 rear saja yang berfungsi. Proses RMA nya sekitar 1 minggu melalui distributor resmi biostar SME Jakarta.

Spek pengujian

Mobo : Biostar A68N 5000
Memory : Team elite plus 4gb dualchannel pc12800 ddr3
Hard Drive : WDC 320gb SATA
Case : Cooler master Elite 110 advanced
Psu : Dazumba DZ450w
Operasinya System : Windows 7 Ultimate x64

Review by Straw Computer (trickk)

Rezeki Tambahan

"Rezeki tambahan" Namanya juga pedagang, mendapati pembeli yang menjual kembali barang yang sudah dibeli rasanya biasa. Dan saya ...